Minggu, 30 November 2014

SELURUH LINK ARTIKEL ADA DI SINI...!!!

INFO SNMPTN :
1 Oktober 2014 : SNMPTN 2013. 61 PTN untuk 150ribu Siswa..!!!
1 Oktober 2014 : Tips dan Trik SNMPTN Undangan 2012
1 Oktober 2014 : Perkenalan SNMPTN 2013
1 Oktober 2014 : Ini lho Pola Penerimaan Perguruan Tinggi Negeri 2013
1 Oktober 2014 : Program Bidik Misi PTN
1 Oktober 2014 : Ayo di Cek!!! -- Jurusan Dengan Passing Grade Tertinggi Tahun 2009/2010
1 Oktober 2014 : 120.000 Kursi SNMPTN 2012 Direbutkan Oleh Calon Mahasiswa
1 Oktober 2014 : Pertanyaan yang Paling Sering Di Ajukan dalam SNMPTN Tulis 2012
1 Oktober 2014 : Panitia SNMPTN Antisipasi Lonjakan Pendaftar
1 Oktober 2014 : 20%, Pendaftar SNMPTN Meningkat
1 Oktober 2014 : Penghasilan Ortu Tak Tentukan Kelulusan SNMPTN
1 Oktober 2014 : Perlukah SNMPTN..???
1 Oktober 2014 : Kolom Penghasilan Orangtua Dipertanyakan


INFO SBMPTN :
1 Oktober 2014 : Apakah daftar PTN Favoritmu Masuk dalam Daftar SBMPTN..??
1 Oktober 2014 : Ini lho Pola Penerimaan Perguruan Tinggi Negeri 2013
1 Oktober 2014 : 150ribu Siswa Cerdas Gagal SNMPTN 2011
1 Oktober 2014 : Kuota SBMPTN Hanya 110 Ribu. Termasukkah Kamu..??



INFO LAINNYA :
1 Oktober 2014 : Pendidikan Teknologi Masuk Desa
1 Oktober 2014 : Cara Mengirimkan File Lampiran Melalui Email
1 Oktober 2014 : UI Tolak Disebut Kampus dengan Biaya Mahal
1 Oktober 2014 : Peringkat Universitas di Indonesia Update Juli 2011
1 Oktober 2014 : Perbedaan Jurusan TEKNIK INFORMATIKA dengan SISTEM INFORMASI
1 Oktober 2014 : Penambahan Fasilitas Pendidikan, Untuk Jurusan Sepi Peminat
1 Oktober 2014 : 5 Politeknik Terbaik Di Indonesia versi DIKTI Tahun 2008
1 Oktober 2014 : Kunci Jawaban Beredar di Internet..?? JANGAN PERCAYA..!!!
1 Oktober 2014 : Tips dan Trik Memilih Perguruan Tinggi Favorit
1 Oktober 2014 : Daftar Sekolah Tinggi Negara / Kedinasan
1 Oktober 2014 : Daftar website Perguruan Tinggi Indonesia
1 Oktober 2014 : Apa itu Tes Potensi Akademik (TPA) dan Trik Jawab..??
1 Oktober 2014 : Di UGM ada Kuliah Gratisan Lho
1 Oktober 2014 : Program Studi Kuliah yang Bisa Membuat Kamu KAYA..!!
1 Oktober 2014 : Tips Dan Trik 90% Lulus Ujian SBMPTN. Penting Sekali Ini !!!
1 Oktober 2014 : IQ Kamu Mau di Tingkatkan..?? Begini caranya..
1 Oktober 2014 : 5 Kesalahan Pengisian LJK+Gambar -> SBMPTN dan UN
1 Oktober 2014 : TIPS AGAR JADI ORANG SUKSES DARI (A – Z)


SOAL SBMPTN :
1 Oktober 2014 : Soal SNMPTN 2010
1 Oktober 2014 : Soal Latihan SNMPTN 2011 IPD + TPA
1 Oktober 2014 : Soal Latihan SNMPTN 2011 IPA dan IPS
1 Oktober 2014 : Prediksi Soal SNMPTN 2008, Khusus IPA
1 Oktober 2014 : Prediksi Soal SNMPTN 2008, Khusus IPS
1 Oktober 2014 : Download Soal SNMPTN 2010
1 Oktober 2014 : Soal Latihan SNMPTN 2012
1 Oktober 2014 : Soal SNMPTN 2009 + TPA


SOAL UN/UAN/UNAS :
1 Oktober 2014 : Soal UNAS 2009
1 Oktober 2014 : Soal UNAS 1988 - 2005 + Kunci
1 Oktober 2014 : Soal Kimia-Fisika-Matematika (2004-2008)
1 Oktober 2014 : Soal Listening Bahasa Inggris Format MP3 2005-2011
1 Oktober 2014 : KUMPULAN SOAL-SOAL UAN / UN SMK 2004
1 Oktober 2014 : Soal simulasi UAN / UN 2010 IPA + IPS
1 Oktober 2014 : Jadwal dan Kisi-kisi Ujian Nasional 2012
1 Oktober 2014 : Soal Try Out UN SMA 2012


SOAL LAINNYA :
1 Oktober 2014 : Soal SMUP 2009
1 Oktober 2014 : Soal STAN Latihan v.1
1 Oktober 2014 : Soal STAN Drill Latihan v.2
1 Oktober 2014 : Soal STAN + Pembahasan (2000-2010)
1 Oktober 2014 : Soal Try Out STAN (2011)
1 Oktober 2014 : Soal STAN lainnya


 


Sumber : Ardhi Sukses

Selasa, 30 September 2014

Pendidikan Teknologi Masuk Desa

Pekanbaru. Era teknologi telah dimulai. itulah yang kemudian menjadikan teknologi bukan lagi barang yang perlu menjadi perhatian utama disaat ini. Terbukti bahwa segala hal barang teknologi dasar didapat dengan murah dan tersedia di segala lapis masyarakat. Sehingga mudah untuk ditemui dimana saja baik itu penggunanya, maupun barang teknologi tersebut.

Adalah Yanti, warga pedesaan Buluh Cina, Pekanbaru, Riau. Salah satu contoh bahwa teknologi itu bisa didapat dan digunakan dimana saja. Yanti yang merupakan siswa kelas 5 SDN 010, Buluh Cina, adalah salah satu siswa yang melek teknologi. Bahkan diakuinya, iya sudah bisa menggunakan internet sebagai media informasi serta sumber ilmu pengetahuan.

Tentu saja peran guru menjadi sangat penting untuk pengaplikasian teknologi ini kepada siswa. Karena rasanya sangat riskan jika berharap pada warga asli setempat, karena pendidikan teknologi seyogyanya tidaklah sampai kepada desa terpencil tersebut.

Pada akhirnya, harapan terhadap penggunaan teknologi yang baik juga menjadi sangat penting untuk seluruh warga Indonesia, terutama di dunia pendidikan pedesaan. Karena sangat jarang yang mau menjadi pelopor pendidikan teknologi di pedesaan, sehingga sangat perlu kiranya ada bantuan baik itu berupa materi maupun swadaya apapun untuk perbantuan teknologi pendidikan tersebut. (29/09/2014) (Ardhi Khairi)

5 Kesalahan Pengisian LJK+Gambar -> SBMPTN dan UN

Dalam memenangi pertarungan yang begitu ketat di SBMPTN, seorang siswa tidak saja harus giat belajar tetapi juga harus disiplin dalam mengikuti aturan-aturan dalam mengisi Lembar Jawaban Komputer (LJK). Persaingan yang super-ketat ini tidak mentolerir kesalahan-kesalahan yang kecil sekalipun. Ingatlah bahwa Orang tersandung bukan karena gunung yang besar tetapi karena kerikil yang kecil. Percuma saja seorang siswa dapat menjawab semua soal yang diujikan kalau kemudian yang bersangkutan membuat kesalahan dalam mengarsir (menghitamkan) LJK. Karena itu, biasakanlah membaca dengan teliti setiap petunjuk yang diberikan baik pada saat mengisi formulir pendaftaran maupun saat mengisi LJK. Berikut adalah beberapa kesalahan yang dilakukan siswa dalam menghitamkan LJK.

1. Mengarsir atau menghitamkan 2 (dua) bulatan pada kolom yang sama.


LJK SalahSepintas tidak ada yang salah pada pengisian kolom NAMA pada LJK di samping. Tetapi kalau kita cermati, ternyata peserta ini menghitamkan 2 (dua) bulatan pada kolom yang sama, yaitu pada kolom huruf ”A” yang diarsir adalah bulatan ”A” dan ”W” sedangkan pada kolom huruf ”W” bulatan ”W” tidak diarsir. Bila LJK di atas di-scan, nama yang muncul adalah ”WAYAN KURNI* AN”. Hal ini akan menimbulkan masalah pada saat dilakukan proses penggabungan skor Kemampuan Dasar dan Kemampuan IPA/IPS


2. Menuliskan NOMOR PESERTA tetapi tidak menghitamkan bulatan-bulatan yang sesuai di bawahnya.LJK

Scanner tidak dapat membaca tulisan siswa. Yang dilakukan scanner adalah membaca posisi bulatan hitam dan mengubah posisi tersebut menjadi karakter sesuai dengan setting LJK yang digunakan. Karena itu, bila siswa tidak menghitamkan bulatan, scanner tidak mendeteksi bulatan-bulatan hitam tersebut sehingga tidak menghasilkan karakter-karakter yang sesuai. Tulisan yang kita buat pada bagian atas hanyalah panduan bagi kita agar kita lebih mudah menghitamkan bulatan yang sesuai.

3. Menghitam bulatan yang tidak sesuai dengan kode di atasnya.

LJK Salah-3Sekali lagi, scanner tidak mampu membaca tulisan yang kita buat. Jika bulatan yang kita hitamkan tidak sesuai dengan tulisan di atasnya, scanner akan menghasilkan karakter yang salah. Pada gambar di samping, walaupun siswa menulis dengan jelas kode pilihan ”460644”, scanner akan menghasilkan kode yang berbeda yaitu ”460645” sesuai dengan bulatan yang diarsir.

4. Tidak mengisi kode soal LJK

Rasanya aneh kalau ada siswa yang tidak mengisi kode soal. Kenyataannya banyak siswa gagal diterima di PTN melalui SBMPTN karena tidak mengisi kode soal. Banyak di antara peserta SBMPTN yang lebih mengutamakan mengerjakan soal terlebih dahulu daripada melengkapi data yang diperlukan, baik data pribadi (seperti nama dan nomor peserta) maupun mengisi data kode soal. Menomorduakan data adalah salah satu kesalahan fatal. Mengisi data dengan terburu-buru pada saat-saat akhir tes dapat mengakibatkan kesalahan dalam mengisi data.

Kode soal berhubungan erat dengan kunci jawaban. Setelah scanner membaca semua jawaban pada LJK, berikutnya komputer akan membandingkan jawaban tersebut dengan kunci yang sesuai dan selanjutnya melakukan scoring. Anda bisa membayangkan apa yang terjadi kalau anda tidak mengisi kode soal.

5. Penyingkatan nama yang tidak sama antara Formulir Pendaftaran, LJK Kemampuan Dasar, dan LJK Kemampuan IPA/IPS.

Kesalahan lain yang sering dilakukan peserta adalah penyingkatan nama yang tidak sama antara nama yang tertera pada Formulir Pendaftaran, LJK Kemampuan Dasar, dan LJK Kemampuan IPA/IPS. Misalnya nama lengkap peserta adalah RUDI PAIJO MAHARDIKA. Pada LJK Kemampuan Dasar ia menulis nama RUDI PAIJO M, namun pada LJK Kemampuan IPA/IPS ia menuliskan RUDI P MAHARDIKA.Hal ini menyebabkan proses penggabungan skor Kemampuan Dasar dan Kemampuan IPA/IPS mengalami masalah. 

Sumber : ilmukimia.wordpress.com
Oleh : Ardhi Sukses
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews